Tampilkan postingan dengan label coretan Gak Penting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label coretan Gak Penting. Tampilkan semua postingan

2017-03-19

, , , , , ,

MENCARI DAN MEMBUAT JALAN LAIN

Sudah berapa tahun ya saat terakhir “curhat” di sini?? Sudah lama sekali ya,,, sampai temen-temen yang dulu masih suka ngalor ngidul bareng sekarang udah pada nikah tapi saya belum L. Oke.. say hai… dulu nih… kali ini saya akan tsurhat disini, sekalian  memenuhi janji saya pada sesorang untuk menuliskan sesuatu di sini,,, nihhh.. baca ya.. baca … hahahahhaha…. Insya Allah dalam postingan ke depan saya akan menuliskan hal-hal yang terjadi selama saya tidak menulis,, hihihihih masih termasuk tentang jalan-jalan dan kuliner juga,, oke,, cekidot!

nouw.com

Belum ada satu tahun sejak aku menjalani lagi hubungan dengan orang baru. Ya.. masih sangat sebentar, namun tidak sedikit pula pelajaran yang sudah aku dapatkan, kejadina-kejadian luar biasa, kejutan-kejutan yang terjadi yang telah kami alami.
Terdapat beberapa pertanyaan dari kebanyakan orang yang sudah mengenalku, yang dekat denganku, pertanyaan dengan jawaban yang sama, pertanyaan tentang masa lalu,, pertanyaan tentang melabuhkan hati,, tentang menyembuhkan luka..  setelah menjalin hubungan yang bisa dibilang cukup lama dari sebelum nyicil motor sampai cicilan motor selesai, kurang lebih 7 tahun, dengan kejadian luar biasa, dengan segala hal yang pernah dilalui bersama,, yang rasanya sangat sulit untuk diatasi.
Bagaimana saya bisa secepat itu menemukan hati baru? Bagaimana bisa semudah itu melupakan luka-luka yang menganga?  Bagaimana sekuat itu menghadapi sendirian??  Setelah jungkir balik berusaha, menekan ego, menekan harga diri, menekan ketakutan, bermain dadu dengan takdir, mempertaruhkan nyawa, memepertaruhkan keluarga dan harga diri, bagaimana bisa? Ya… pertanyaan-pertanyaan ini memang sering terlontar, bahkan dari pasangan baru saya sekarang.
Hai bro,,,, apa salah satu cita-cita dan tujuan kebanyakan orang hidup?? Jika jawabnya adalah BAHAGIA dan BERMANFAAT untuk orang lain,, yap,, saya setuju dan saya memang menggunakan prinsip lebih tepatnya motivasi ini,, menjalin hubungan untuk hidup berpasangan, untuk mencari kecocokan, mempertahankan hubungan baik untuk bahagia adalah salah satu dan salah dua cara untuk berjuang, tapi mengakhiri hubungan juga tidak bisa dikatakan berhenti berjuang  untuk bahagia, hanya saja saya mengganti jalur, mengganti cara, mencari cara lain untuk bahagia. Ya,,, saya berhenti berjuang waktu itu. berhenti untuk memeprjuangkan hak-hak saya, berhenti untuk memeprjuangkan apa yang seharusnya saya dapatkan setelah sekian lama kami menjalani waktu-waktu yang tak mudah.
Apa yang saya pikirkan saat memutuskan untuk berhenti memeprjuangkan?
Kata orang cinta itu buta, layaknya tai kucing rasa coklat … tapi tidak serta merta dan selalu seperti itu juga, awalnya saya tetepa bertahan saja saat tahu hubungan saya sudah sangat tidak sehat. Saya menerima dan membaeri berbagai macam luka, berbagai macam penghianatan, berbagai macam balas dendam, karean waktu itu fikiran saya “sakitin aja gapapa, asalkan kamu jangan pergi dari aku” HOW STUPID I AM !!!! , adi waktu itu saya lebih memilih untuk disakiti dari pada harus ditinggal. Karena waktu itu saya masih belum ingin membuka mata dan hati saya untuk sadar.
Finally, selama setahun menjelang berakhirnya hubungan telah mati-matian seperti orang gila untuk bernegosiasi dengan hati dan orang-orang yang berada disekitar, saya memilih sadar, berhenti dan mencari cara lain untuk bahagia.
Saya menyadari bahwa ternyata banyak sekali masa-masa yang seharusnya indah dan menyenangkan itu hilang, masa-masa yang seharusnya bisa saya gunakan untuk mengembangkan diri, mengembangkan passion, berpetualang menjelajah tempat baru dan menjalin relasi dengan orang-orang baru yang luar biasa itu hilang, percuma, dan ,, you see,,, tak da yang bisa mengembalikan waktu, tak ada yang bisa mengahdirkan kesempatan yang sama persis untuk kedua kalinya.
Sekarang, saya berhak bahagia, saya punya kekuatan untuk membuat hidup saya bahagia, saya punya kekuatan untuk membuat jalan dan mencari jalan bahagia saya sendiri, bermanfaat untuk orang lain, produktif, bersosialisasi, bertemu dengan orang-orang yang luar biasa, berbagi dengan mereka dan tentu saja saya masih punya masa depan yang harus saya selamatkan, masa depan yang harus saya ciptakan sebahagia mungkin, masa depan yang harus saya jalani dengan cemerlang.
Jika yang dulu bukan jodoh saya, makan akan selalu ada orang yang dengan lapang dada dan bijak menerima saya dan segala kekurangan saya, masa lalu saya, luka-luka saya dan smeua yang melekat pada saya di masa lalu.

Lalu bagaimana dengan kesalahan-kesalahan, dendam dan sebagainya?
Sangat susah, sangat susah sekali pake banget untuk memaafkan, apalagi kalau di ingat-ingat detailnya, tapi luka tidak pernah cepat sembuh jika dibiarkan saja,,, begitu juga hati, jika dibiarkan saja mesti sembuh, tapi tidak dalam waktu yang cepat. Ketika saya memutuskan untuk menyerah, saya juga memutuskan untuk memulai hidup baru dengan aktivitas baru, kebetulan sekali Allah memberi waktu yang pas ketika saya baru saja lulus S1, saya mencari kegiatan pekerjaan, berpindah kota, bertemu dengan banyak orang, mengalihkan pikiran tentang hal-hal yang menyakitkan dan yang paling penting adalah memaafkan diri sendiri dan kesalahan diri sendiri, menerima kenyataan dan menjalaninya…
Berarti itu adalah memaafkan orang yang sudah menghancurkan hidup saya?
Bisa jadi, namun hingga detik ini saya memaafkan appa-apa yang pernah terjadi, memaafkan diri saya sendiri, memaafkan kesalahan saya, namun  belum untuk memaafkan orangnya. Terlihat kejam memang, tapi menganggap dia sudah tidak ada di dunia ini dan hidup dengan tenang itu lebih baik. Kita dipertemukan dengan orang-orang itu tidak dengan kebetulan, selalu ada tujuan, entah itu belajar, entah itu bersanding di pelaminan, atau untuk menguji kita.. dan,,, saya anggap kemarin adalah pelajaran berharga dalam hidup saya.
Sekarang,,,, dengan aktivitas baru saya, dengan perasaan lapang saya, dengan doa-doa ibu bapak saya, dengan pikiran-pikiran positif,, dan tentu saja tak luput dari kuasa ALLAH SWT. Jalan yang saya tempuh untuk mencari bahagia mempertemukan saya dengan seorang yang tidak pernah saya sangka, sesorang yang dengan tegas, dengan luar biasa, menerima saya dan segala yang ada pada diri saya,,, WHO IS HE??? ………

Nanti…. 
Share:
Read More

2015-02-19

Berkenalan dengan diri

beberapa waktu terakhir aku mulai menyadari hal hal yang terjadi pada diri. menyadari bahwa aku memang seperti ini, betapa bodohnya aku tak pernah mengenali diriku sendiri.
Proses.
selama ini aku adalah orang yang selalu ingin apa apa secara instan, ingin hidup instan, ingin menjalani perkara dg instan, cepat, tanpa menghargai proses. bahkan saya selalu berharap agar rasa sakit yang saya alami  bisa hilang secara instan dengan beberapa cara. padaha saya tahu dan sadar bahwa proses lah yang akan menyembuhkan dan memperkuat hati itu.

Share:
Read More

2014-09-29

Waktu Akan Selalu Menjadi Kenangan

Times is money... kata kata yang banyak di gunakan orang-orang.. gak tau entah penggunaannya hanya sekedar pantes-pantesan atau seriusan bener-bener menggunakan waktu dan menghargainya setinggi mungkin. Namun yang jelas waktu adalah hal yang tak akan pernah kemvali, tak akan pernah terulang sama persis dua kali. Waktu akan selalu menjadi kenangan,, seindah apapun lukisan yang tergambar, seburuk apapun coretan yang tertuang,, itu akan menjadi kenangan, masa lalu,,, bahkan sedetik lalu,,, n,, yeah kita hanya bisa mengingat, mengenang, membaca kembali coretan, goresan, tulisan yang pernah kita tuangkan di atas hamparan waktu itu...
Times is Memory


Share:
Read More

Sepotong Senja, Layangan dan Senar

Sudah jam 3, setelah ashar,,,
Depan kostan tempat PPl adalah lapangan sepakbola, belakangnya adalah ladang tebu, samping kanan kirinya ladang tebu dan taman kanak-kanak, bagian depannya adalah ruko dan jalan raya. Salaam PPL, terkadang, setiap sore kami habiskan dengan bermain laying-layang di lapangan itu, tidak bisa menaikkan memang, tapi entah mengapa kami begitu senang dan menikmatinya,
            Sudah hampir maghrib,,,,
Matahari yag semula berwarna kuning cerah perlahan menjadi orange,,, ya,, benar,, itu senja,, awan-awan menjadi pink ke oranyean, cantik, seperti tirai yang akan mengantarkan matahari “beristirahat” saya selalu terpesona memandangi senja, jingganya yang selalu anggun dan megah,, menunggunya menghilang dibalik gemersik daun tebu, dan suara burung pulang ke rumah mengumpulkan tenaganya untuk berburu isi perut lagi,,,,  anginyya yang sepoi,, membisikkan gumaman rindu, seperti pak pos yang menyampaikan surat, orchestra alam yang megah, elegan,,, Maha Besar Allah…
            Langit sudah gelap…
Kami menggulung senar dan beranjak pergi pulang,, tak lupa membeli gorengan 500 rupiah di depan kost…

Ya,, sesederhana itu untuk meciptakan kegembiraan….


Share:
Read More

2014-08-30

KITA BERTEMU LAGI (Gathering KKN UM desa Jatisari)

yesss.... we meet again lur dulur urip sewulan,,,, YEY (nari nari). in memoriam (tapi bagiku, lagi lagi itu semua bukan hanya memori, lebih dari itu) tanggal 17 Agustus 2014, setelah dzuhur,,, bu tik dan mentoknya sudah menanti di jatisari,,, eh.. mbak ulfa juga :D.. pak kordes riski, pak puh ade, hasto, febri, kak ilham, silvi, cicit, nanda, luuppii, dyastri, dedek bongsor, mak nayli,,, 
menanti buk tik mengeluarkan "jangan mentok" 




nyyoohhh pak kor potone njenengan,,,, pak puh, sil, cicit,, saya, kak il,, pak kor,,dedek bongsor, mak nayli,,, ini ruang tamu juga singgasana tidur sil sama nanda :D, njenegan ancen syiippp luurrr (ini mengenang ruang tamu posko,, ruang kotak yang membuat kita berproses)



mak nay,, pak kor,, febriii,,,, dan meja kerja sekaigus singgasana tidur saya,, hahahhahaha,, betapa rindunya saya dengan teempat ini,,, juga semua yang pernah tinggal bersama saya disini.


luuuppiii dan dyastri,,di  kamar belakang rempong,, dan hasto sebagai penyususp ilegal,, hahhahahah


dan,,, mak nay beserta singgasananya yang sudah dibenerin pasca ""jebol" hehehhehehe......

aaakkkkkk,,, aku kembali membaca tulisan diguratan yang sama,, menggurat aksara yang sama pula saat di sini,,,, semoga silaturrahmi kita tetap terjaga kawan :) 

Share:
Read More

2014-08-19

2013-09-28

Coretan Kepulan Asap kopi tanpa kopi

Ide ini menguap begitu saja, seperti kepulan kopi pagi ini yang terlalu liar dan girang bermain di setiap sudut tempat,
Tuts tuts keyboard dan jari ini sepertinya sedang tak mood untuk berkompak seperTi biasanya, dan seperti biasanya juga memang jarang sekali mempertemukan mereka ini, ah, butuh latihan mungkin. Bukan mungkin, bahkan iya.
Dan entah kenapa pagi ini semangatku sedang tak begitu pulih seperti biasanya, apakah ada yang trelalu salah?  Butuh refreshing, padahal setiap hari sudah bermalas-malasan.
Malas itu harus dilawan dengan kemauan untuk melakukan suatu hal, jika kita malas dan kita membiarkan mala situ memeluk kita sepanjang waktu, bisa di pastikan  tak akan ada yang bisa kau lakukan untuk hidup yang terlalu singkat ini.
Menikmati hidup bukan berate untuk malas-malasan kan??
Jadi,, keep fighting

Malang, 29 September 2013-di atas kasur dan malas-malasan -__-


Share:
Read More

2013-02-10

CERCAU HATI

shinta : tuhan, bila cinta ini terlarang, mengapa engkau bangunkan istana megah di hatiku?

Love Is Blind. tak peduli siapa yang dicintai, apa yang di cintai, bagaimana cara mencintai.  ketika seseorang memutuskan untuk jatuh cinta maka dia telah menyetujui untuk menerima apaun yang ada di dalamnya, termasuk akibat dan resiko dari perjanjian yang telah disetujuinya. sakit hati? iya benar itu termasuk di dalamnya. bagaimana ketika perjanjian itu dilanggar, bisa jadi ia disebut pecundang, tapi dalam kondisi tertentu? apapun kondisinya. .

ya, saya pecundang, memang, kehilanga itu lebih sakit daripada bertahan, tapi bertahan sama saja dengan merelakan waktuku untuk terbuang sia-sia untuk merasa sakit dan hidup dengan orang yang sama sekali membuat  gelisah.

"Tuhan, izainkan akau untuk mencintainya, sekali saja, seumur hidupku hingga hanya maut yang memisahkanku dan dia, Tuhan... Jaga hatinya untukku dan jaga hatiku untuknya"

ah, terlalu naif memang jika hanya melihat kehidupan hanya dari sisi diri sendiri, bulan masih tak tahu apa yang terjadi ketika sengat matahari meresahkan iwa-jiwa bumi.

percayakah jika hujan selalu membawa ruang rindu yang ia tempatkan pada hati-hati yang penuh gelora, gelisah, dan berbagai benda dunia?tapi,, mungkin hanya sedikit yang merasakannya.

matahari... aku tak kan menitipkan salamku untuk bulan padamu, aku tahu, kau dan bulan tak akan pernah bertemu, akau ingin memanggil angin, untuk membisikkan rinduku, untuk menceritakan lukaku, dan kidung senja kepada penjuru jiwa dan air-air raga.                                                                                                                                        

malang-10-februari-2013
Share:
Read More

2013-01-31

THAT's MY IMAGINE

saya sebenarnya bingung mau ngasih judul apa buat tulisan ini, bahkan, saya juga bingung tulisan saya ini harus saya model kaya gimana, mau kaya lady gaga, syahrini, luna maya ataou nicky minaj, ah ngaco. lama saya tidak menulis suatu artikel, sepertinya saya sudah agak kehilangan kemampuan saya untuk menulis. it's okey, anggap saja saya sedang curhat colongan di blog ini, dulu saya sedikit aktif menulis untuk majalah sekolah, yah meskipun masih tahap ecek-ecek dan pemula tapi paling tidak saya mempunyai sedikit ilmu tentang dunia tulis menulis, oh ya, saya juga dulu sering menulis puisi loh,,, meskipun gak banyak sih,,, tapi lagi-lagi paling tidak saya punya skill yang lumayan lah kalo di asah dan di manfaatkan secara profesional, bisa buat biaya hidup kalo gak jadi ketrima PNS,,hihihiihihi (ketawa ala jeng kunti), yah lumayan lah skill saya yang terbatas itu bisa buat saya jaga-jaga kalau lulus kuliah nanti belm dapat kerjaan atau gagal dalam penerimaan PNS.  emmm, ada lagi nih, selain itu berwira usaha juga merupakan jalan yang tidak buruk (bahkan) bagus banget buat solusi. jadi ceritanya sekarang saya sedang berwira usaha,  tuntutan tugas sebenernya, tapi emang yah, gak ada suatu yang sia-sia di dunia ini kalo kita meyakininya bahwa itu baik dan benar, meskipun itu hal yang amattt kecil, jadi,, sedikit-sedikit, lama-lama menjadi bukit.
berbicara nyrempet sedikit tentang PNS dan berwirausaha, saya jadi teringat sebuah quotes. saya lupa siapa yang buat itu (mohon di maklumi, pas saya lagi nulis ini saya sedang dengerin lagunya "kuburan band" lupa-lupa ingat. jadi saya ya lupa-lupa ingat tapi kebanyakan lupanya.hehehehhe) "pekerjaan yang tidak bisa menjadikan seseorang menjai semakin kaya adalah PNS" saya menafsirinya seperti ini. kenapa tidak bisa menjadikan semakin kaya? karena PNS gajinya stagnan alias tetap, sebulan segitu-gitu aja, gak ada perubahan per-bulannya, emang sih itu gaji tergantung golongan,, dari yang terendah hingga tertinggi, tapi apakah kalian sepakat dengan saya jika memag nyatanya seperti itu?? gak ada perubahan pendapatan tiap bulan kan??? kecuali kalo ada peraturan kenaikan gaji PNS, maksud saya ini tidak bisa berkembang (kalo sang pegawai pekerjaannya hanya PNS). saya disini tidak menyudutkan siapa-siapa, bapak saya juga PNS kok, dan sebenarnya saya juga tidak menepis jika ada orang bertaya atau menganggap saya ingin mejadi PNS. bahkan bapak saya juga mengharapkan saya menjadi PNS, saya sepakat jika PNS itu pekerjaan yang amat menjanjikan dan relatif "aman", bagaimana tidak, selain gaji yang ... hemm luamayan (bagi yang bergolongan tinggi) pegawai negara itupun mendapatkan banyak tunjangan, selain itu ada juga asuransi kesehatan bagi dirinya dan keluarganya,ditambah lagi bisa mengajukan asuransi pendidikan untuk anakanya.  terus yang lebih menggembirakan dan menggiurkan lagi jika sang pegawai pensiun maka dia akan di jamin dengan uang pensiunannya, so, tak perlu khawatir di masa tua. terus yang bergolongan rendah gimana? kata bapak saya, setiap beberapa masa jabatan PNS akan naik golongan dengan syarat-syarat tertentu yang sebenernya saya sendiri juga bingung gimana menjelaskannya. dan tunjangan-tunjangan itu pun juga sama, tapi jumlahnya saja yang berbeda, nah, betapa menggiurkannya pekerjaan tersebut. jadi?? anda pasti bertanya-tanya, apa inti tulisan ini (sebenernya saya sendiri juga bingung| nah loh? | gak tau... | ) lanjuuttt...
oke. seperti ini, apakah kalian tahu berapa banyak sarjana yang di luluskan berbagai perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta setiap tahun?? jutaan,.. (lebih!, iklan tanggo), berapa banyak yang bisa memperoleh pekerjaan???  berapa banyak lapangan yang tersedia untuk tenaga siap pakai tersebut?? cukupkah untuk meberikan mereka pekerjaan yang "layak"?????   mari kita berikir sejenak (gak usah berfikkir keras-keras, ini anak SD juga tau kok|terus kenapa nulis?| pengen aja, masalah buat loe?? | hening..krik,,krik,,krik...) nah,, ilustrasinya seperti ini, jika setiap tahun sarjana yang lulus berjumlah 1.000.000 sementara lapangan pekerjaan untuk menjadi PNS hanya sebesar 200.000 setiap tahun?? yang 700.000 kepala mau di kemanakan?? belum lagi yang tahun-tahun sebelumnya yang belum lolos jadi PNS. hayoo (taroh Bank, di tabung|emang duit?dasar mata duitan|sama) kenapa saya menganalogikan memakai pekerjaan PNS?? sudah saya bilang tadi di atas, dan saya yakin se yakin yakinnya lebih dari 50% para lulusan sarjana ingin menjadi PNS, hayoo ngaku,, termasuk saya hahahhahah.. (ketawa setan). yang udah tua-tua yang udah dapat kerjaan aja masih "bernapsu" menjadi PNS kok. #Fakta. terus???? nah, begini (dari tadi begini-begini terus, kapan intinya???) sekarang, ini saya khususkan buat siapa aja, yang gak ketrima PNS, yang frustasi gara-gara gak ketrima PNS, yang khawatir ga dapet pekerjaan ntar, yang lagi nganggur siapa aja deh boleh.  langsung saja, saya hanya berimajinasi, meneruskan imajinasi saya yang tadi. seandainya saja dari 700.000 0rang yang tersisihkan itu tadi ada 10 saja yang bisa berwirausaha dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan lain untuk teman-temannya. hemm,, bisa di bayangkan???? kita bisa mempunyai pekerjaan sekaligus memberikan pekerjaan bagi orang lain,dan,,,, pendapatanya?? jelas tidak kalah dengan pegawai Negeri, bahkan bisa lebih banyak..  saat berwirausaha, kita bisa menskenario pekerjaan sesuai keinginan diri sendiri, mendisain sedeikian rupa tanpa takut "di omeli" si bos.
jadi,,, kalau belum dapat pekerjaan maka buatlah lapangan pekerjaan sendiri, sedikit-sedikit lama-ama menjadi bukit, benar kan??  ini tulisan juga secara khusus buat saya, kenapa? karena saya mengambil jurusan  pendidikan luar sekolah, yang notabene berada di luar sistem pendidikan formal, lebih luas lapangan pekerjaannya dan ruang gerakannya, namun lebih kecil peluangnya menjadi PNS. jadi,, sekali lagi, tak ada hal yang di lakukan menjadi sia-sia selama itu baik dan bermanfaat. tentu saja harus di barengi doa yang istiqomah,
saya teringat kata-kata dosen saya. "saya bisa terima kalau kalian lahir dalam keaaan miskin, tapi saya paling tidak terima jika kalian mati masih dalam keadaan miskin"  jangan menunggu ada pekerjaan untuk anda, karena kita tidak pernah tahu seberapa besar peluang yang pasti, tapi buatlah pekerjaan sendiri.
oke,, sekian dulu tulisan saya, kapan-kapan lagi deh di terusin capek,, maaf ya kalo ada pihak-pihak yang tersinggung, saya tidak bermaksud menyinggung, jangan laporin ke polisi yah, panjang urusannya. semoga tulisan saya bermanfaat.. :) ;)
Share:
Read More

2013-01-30