2017-03-19

, , , , , ,

WHAT I AM DOING???

Beberapa orang memiliki anggapan Menjadi fresh graduate sama dengan bersiap menghadapi kerasnya persaingan mencari pekerjaan, siap bersaing dengan ribuan fresh garaduate lain, atau bahkan old graduate (???) maksudnya lulusan tahun tahun lalu yang sampai sekarang belum mendapat kerja,,,, yap, tidak salah memang, persaingan semakin ketat, karena laju pertumbuhan lulusan sarjana tidak sebanding dengan  laju pertumbuhan lapangan kerja,, (sorry ini ilmu sotoy) hhahahah… tapi ada benarnya juga sih,, pengalaman temen saya melamar kerja di suatu perusahaan perbankan,,, dia ikut psikotest,,, yang datang jumlahnya 400an lebih yang diterima gak ada 10% nya.. eits,, ini berlaku juga untuk yang lulusan Diploma maupaun SMA. Pernah juga saya datang ke acara jobfair, di salah satu boot entah perusahaan apa, yang melamar sudah ratusan orang tapi perusahaan hanya mencari beberapa posisi saja (terlihat dari tumpukan berkas pelamar di hari ke dua jobfair) ,, skip ya,, saya tidak akan membahas tentang kondisi jobseeker di sini tapi tentang aktivitas saya selama setahun terkhir… bebas dong ya saya nulis apa aja,, ini kan “diary” saya,,, heheheheh..
Saya adalah fresh graduate,,, (tahun lalu, hahahah) seperti yang lainya saya juga melamar pekerjaan ke beberapa tempat, salah satunya di bimbingan belajar, jadi guru les dan privat anak SD,  sebenarnya ini bukan passion saya setelah saya menjalaninya, tapi dalam hati saya yang pasrah berkata “biarin aja deh, buat batu loncatan, nanti nyari kerja lain lagi” iya soalnya saya sepertinya tidak dilahirkan dengan bakat mengajar dan berbicara di depan anak-anak… sekitar 3 bulan saya menjalani itu,, gak usah Tanya gimana perasaan saya selama itu, apalagi saya harus nyambi jadi guru PAUD… sudah,, saya tidak kuasa menjelaskan,, hahaha
Sampai pada akhirnya saya menemukan reqruitmen menjadi fasilitator desa dalam program kesehatan ibu hamil, dan bayi di bawah usia dua tahun,,,, namun saat itu juga saya di hadapkan dengan pilihan yang membuat saya galau, gak doyan makan, gak doyan minum tapi tetep doyan uang , pasalnya saya juga mendaptkan tawaran kerja lain,,, kenapa saya galau? Karena pekerjaan yang ditawarkan pada saya itu adalah pekerjaan tetap, kantoran, ,,, lha menjadi fasilitator desa ke luar kota, tenaga kontrak, dan di lapangan… duh ini yang membuat saya galau memilih,, asli,,, namun setelah banyak tsurhat, banyak pertimbangan,,, akhirnya saya memutuskan untuk tetap melanjutkan menjadi tenaga kontrak fasilitator desa,, dengan resiko setelah kontrak berakhir saya mencari pekerjaan lain lagi. Pertimbangan saya waktu itu adalah,,, dengan menjadi fasilitator desa berti saya masih bisa ke luar kota, berkenalan dengan orang baru yang artinya menambah link dan jaringan saya di luar, selain itu ini tantangan buat saya,, melakukan penyuluhan di depan ibu-ibu, saya bisa menjajal dan mengaplikasikan ilmu saya langsung di masyarakat, ilmu pemberdayaan yang selama 4 tahun saya dalami, factor lainnya adalah sebenernya saya adalah orang yang mudah bosan, jadi membayangkan saya duduk di kantor menghadap PC itu akan membosankan, selain itu, jiwa muda saya ikut bergejolak,,, kalau saya menerima kerja dikantoran artinya saya terkurung saja di rumah, padahal saya masih ingin menikmati kebebasan saya melalang buana ke luar rumah,, setelah masa emas saya direnggut dengan sikap overprotektif seseoarang, eaaaaaaa,,,
Proses untuk menjadi fasilitator desa seperti pekerjaan ainya, kami melakukan training selama beberapa hari, kami melakukan pendataan di desa-desa Dimana kai ditempatkan kemudian barulah kami melancarkan aksi,,,, melaksanakan tugas untuk memfsilitatori sasaran agar mau diajak untuk berdaya. Kerjanya gimana??singkatnya kami melakukan penyuluhan di posyandu di desa tempat kami bertugas, jadi ya kita kerjanya Cuma pas posyandu saja,, ditambah lagi ada tambahan kegiatan pengenalan program dalam event-event desa..
Lama kelamaan,,, saya merasakan saya menikmati pekerjaan ini,, saya punya feel, saya bahagia,,, saya berfikir ini adalah passion saya,,, bertemu orang baru, saling berbagi dan saling belajar.
Yap,, jadi selama setahun terakhir ini, saya menjadi fasilitator desa, yang menfasilitasi masyarakat sasaran (ibu hamil dan ibu-ibu yang mempunyai anak di bawah usia dua tahun) terkait masalah kesehatan, selain itu,,, masih sempat juga wisata kuliner (sering kalau ini) serta piknik ke tempat baru… jadi cekidot ya cerita selanjutnya….
SEKARANG???

 Sekarang saya menjadi jobseeker,, menjalani tnggung jawab saya setelah habis masa kontrak setahun, bersaing dengan ribuan pelamar kerja,,, singkatnya saya adalah pengangguran banyak acara dan banyak pikniknya,, hahahahs
Share:
Read More
, , , , , ,

MENCARI DAN MEMBUAT JALAN LAIN

Sudah berapa tahun ya saat terakhir “curhat” di sini?? Sudah lama sekali ya,,, sampai temen-temen yang dulu masih suka ngalor ngidul bareng sekarang udah pada nikah tapi saya belum L. Oke.. say hai… dulu nih… kali ini saya akan tsurhat disini, sekalian  memenuhi janji saya pada sesorang untuk menuliskan sesuatu di sini,,, nihhh.. baca ya.. baca … hahahahhaha…. Insya Allah dalam postingan ke depan saya akan menuliskan hal-hal yang terjadi selama saya tidak menulis,, hihihihih masih termasuk tentang jalan-jalan dan kuliner juga,, oke,, cekidot!

nouw.com

Belum ada satu tahun sejak aku menjalani lagi hubungan dengan orang baru. Ya.. masih sangat sebentar, namun tidak sedikit pula pelajaran yang sudah aku dapatkan, kejadina-kejadian luar biasa, kejutan-kejutan yang terjadi yang telah kami alami.
Terdapat beberapa pertanyaan dari kebanyakan orang yang sudah mengenalku, yang dekat denganku, pertanyaan dengan jawaban yang sama, pertanyaan tentang masa lalu,, pertanyaan tentang melabuhkan hati,, tentang menyembuhkan luka..  setelah menjalin hubungan yang bisa dibilang cukup lama dari sebelum nyicil motor sampai cicilan motor selesai, kurang lebih 7 tahun, dengan kejadian luar biasa, dengan segala hal yang pernah dilalui bersama,, yang rasanya sangat sulit untuk diatasi.
Bagaimana saya bisa secepat itu menemukan hati baru? Bagaimana bisa semudah itu melupakan luka-luka yang menganga?  Bagaimana sekuat itu menghadapi sendirian??  Setelah jungkir balik berusaha, menekan ego, menekan harga diri, menekan ketakutan, bermain dadu dengan takdir, mempertaruhkan nyawa, memepertaruhkan keluarga dan harga diri, bagaimana bisa? Ya… pertanyaan-pertanyaan ini memang sering terlontar, bahkan dari pasangan baru saya sekarang.
Hai bro,,,, apa salah satu cita-cita dan tujuan kebanyakan orang hidup?? Jika jawabnya adalah BAHAGIA dan BERMANFAAT untuk orang lain,, yap,, saya setuju dan saya memang menggunakan prinsip lebih tepatnya motivasi ini,, menjalin hubungan untuk hidup berpasangan, untuk mencari kecocokan, mempertahankan hubungan baik untuk bahagia adalah salah satu dan salah dua cara untuk berjuang, tapi mengakhiri hubungan juga tidak bisa dikatakan berhenti berjuang  untuk bahagia, hanya saja saya mengganti jalur, mengganti cara, mencari cara lain untuk bahagia. Ya,,, saya berhenti berjuang waktu itu. berhenti untuk memeprjuangkan hak-hak saya, berhenti untuk memeprjuangkan apa yang seharusnya saya dapatkan setelah sekian lama kami menjalani waktu-waktu yang tak mudah.
Apa yang saya pikirkan saat memutuskan untuk berhenti memeprjuangkan?
Kata orang cinta itu buta, layaknya tai kucing rasa coklat … tapi tidak serta merta dan selalu seperti itu juga, awalnya saya tetepa bertahan saja saat tahu hubungan saya sudah sangat tidak sehat. Saya menerima dan membaeri berbagai macam luka, berbagai macam penghianatan, berbagai macam balas dendam, karean waktu itu fikiran saya “sakitin aja gapapa, asalkan kamu jangan pergi dari aku” HOW STUPID I AM !!!! , adi waktu itu saya lebih memilih untuk disakiti dari pada harus ditinggal. Karena waktu itu saya masih belum ingin membuka mata dan hati saya untuk sadar.
Finally, selama setahun menjelang berakhirnya hubungan telah mati-matian seperti orang gila untuk bernegosiasi dengan hati dan orang-orang yang berada disekitar, saya memilih sadar, berhenti dan mencari cara lain untuk bahagia.
Saya menyadari bahwa ternyata banyak sekali masa-masa yang seharusnya indah dan menyenangkan itu hilang, masa-masa yang seharusnya bisa saya gunakan untuk mengembangkan diri, mengembangkan passion, berpetualang menjelajah tempat baru dan menjalin relasi dengan orang-orang baru yang luar biasa itu hilang, percuma, dan ,, you see,,, tak da yang bisa mengembalikan waktu, tak ada yang bisa mengahdirkan kesempatan yang sama persis untuk kedua kalinya.
Sekarang, saya berhak bahagia, saya punya kekuatan untuk membuat hidup saya bahagia, saya punya kekuatan untuk membuat jalan dan mencari jalan bahagia saya sendiri, bermanfaat untuk orang lain, produktif, bersosialisasi, bertemu dengan orang-orang yang luar biasa, berbagi dengan mereka dan tentu saja saya masih punya masa depan yang harus saya selamatkan, masa depan yang harus saya ciptakan sebahagia mungkin, masa depan yang harus saya jalani dengan cemerlang.
Jika yang dulu bukan jodoh saya, makan akan selalu ada orang yang dengan lapang dada dan bijak menerima saya dan segala kekurangan saya, masa lalu saya, luka-luka saya dan smeua yang melekat pada saya di masa lalu.

Lalu bagaimana dengan kesalahan-kesalahan, dendam dan sebagainya?
Sangat susah, sangat susah sekali pake banget untuk memaafkan, apalagi kalau di ingat-ingat detailnya, tapi luka tidak pernah cepat sembuh jika dibiarkan saja,,, begitu juga hati, jika dibiarkan saja mesti sembuh, tapi tidak dalam waktu yang cepat. Ketika saya memutuskan untuk menyerah, saya juga memutuskan untuk memulai hidup baru dengan aktivitas baru, kebetulan sekali Allah memberi waktu yang pas ketika saya baru saja lulus S1, saya mencari kegiatan pekerjaan, berpindah kota, bertemu dengan banyak orang, mengalihkan pikiran tentang hal-hal yang menyakitkan dan yang paling penting adalah memaafkan diri sendiri dan kesalahan diri sendiri, menerima kenyataan dan menjalaninya…
Berarti itu adalah memaafkan orang yang sudah menghancurkan hidup saya?
Bisa jadi, namun hingga detik ini saya memaafkan appa-apa yang pernah terjadi, memaafkan diri saya sendiri, memaafkan kesalahan saya, namun  belum untuk memaafkan orangnya. Terlihat kejam memang, tapi menganggap dia sudah tidak ada di dunia ini dan hidup dengan tenang itu lebih baik. Kita dipertemukan dengan orang-orang itu tidak dengan kebetulan, selalu ada tujuan, entah itu belajar, entah itu bersanding di pelaminan, atau untuk menguji kita.. dan,,, saya anggap kemarin adalah pelajaran berharga dalam hidup saya.
Sekarang,,,, dengan aktivitas baru saya, dengan perasaan lapang saya, dengan doa-doa ibu bapak saya, dengan pikiran-pikiran positif,, dan tentu saja tak luput dari kuasa ALLAH SWT. Jalan yang saya tempuh untuk mencari bahagia mempertemukan saya dengan seorang yang tidak pernah saya sangka, sesorang yang dengan tegas, dengan luar biasa, menerima saya dan segala yang ada pada diri saya,,, WHO IS HE??? ………

Nanti…. 
Share:
Read More

2016-09-11

PESONA BEE JAY BAKAU AND RESORT (BJBR) PROBOLINGGO


Akhirnya saya bisa piknik!! Itu yang ada di benak saya saat weekend di akhir bulan, yah meskipun tanggal lagi tua tua nya, dan dompet lagi kering-keringnya. Setelah aksi  “nesu gagal” karena gagal mantai di malang selatan gara-gara si mamas sakit, akhirnya mamas mau berangkat juga jalan-jalan, atas rayuan gombal dari bu korcam kesayangan.
Ceritanya teman saya sang korcam (pipit dan huda) menceritakan betapa indah dan mempesonanya BJBR, nahhh,, ngiler deh saya yang lagi butuh-butuhnya piknik stelah setengah bulan di kejar dateline pemetaan. Dengan segala daya dan upaya akhirnya mereka mau menuruti keinginan saya dan merelakan keinginan mereka untuk menghadiri wisuda teman-teman di malang.. (aaahhhh…. Terharu banget bagian yang ini).
Akhirnya hari eksekusi tibaa…. Kami ber empat  Berangkat dari sidoarjo sekitar pukul 08.30, ceritanya kita sedang double date, melewati kabupaten pasuruan menuju kabupaten probolinggo dan sampai di BJBR sekitar pukul 11.30, sedikit molor memang, karena di tengah perjalanan kami mampir di warung untuk sarapan, jadi kira-kira perjalanan dri sidoarjo-probolinggo memakan waktu dua setengah jam. Ada hal yang menurut saya lucu, pas kita lagi enak-enaknya memanjakan perut yang keroncongan di warung pinggir jalan, tiba-tiba ibu penjual nasinya bilang kalau saya ini saudara kembarnya pipit.. what the….. mirip dari mana coba, apa karena kiat sama-sama eksotis (baca: ireng) hahahahahah.
Pertama kalinya, saya klayapan sampai kabupaten probolinggo, saya kira dikabupaten probolinggo itu hawanya sejuk-sejuk gitu,, karena sebagian kawasan probolinggo dekat dengan gunung bromo dan semeru, tapi ekspektasi tak sesuai realita,, probolinggo puwanasnya sama kaya sidoarjo… sama kaya Lamongan, ternyata laut yang akan saya kunjungi ini merupakan kawasan laut utara yang puwanas, dan ombaknya cenderung tenang.
Terletak di kecamatan Mayangan,  Sepanjang perjalanan ke Probolinggo, saya tidak tahu, apa sih BJBR itu, kepanjanganya apa juga nggak tau,, (gila amat, jalan-jalan tapii gak tau nama tempat yang dituju. Baru ketika kami sampai di depan gerbang BJBR tau kepanjanganya,,, yap,, BJBR (BeeJay Beach and Resort).  Saya masih gagal faham kenapa ada nama Bee Jay, apakah disana juga ada peternakan lebah atau gimana, yang jelas beach and Resort sudah jelas kalau ada laut dan penginapannya. Denagn membayar Rp.30.000 rupiah per orang saat weekend (Rp.15.000 weekday) kita sudah bisa menikmati teduh, sejuk dan rindangnya hutan bakau yang bisa dilewati dengan jalan kakai karena sudah disediakan jalan dari potongan-potongan kayu, sebenarnya lokasi ini sangat mirip dengan wisata mangroov yang ada di Surabaya kata teman-teman, Cuma saya belum pernah kalau yang di Surabaya itu.di sana  Ada beberapa spot juga macam gazebo yang disediakan pengelola untuk duduk-duduk melepas penat sambil ngobrol dengan teman, oh iya, masuk kesana tidak diperbolehkan membawa makanan lho… mungkin agar tidak berpotensi untuk meninggalkan sampah kalau gak gitu ya biar bisa beli makaknannya di café yang sudah disediakan pengelola, saying kan kalau café nya nggak laku, hihihihihihi… .  kita juga bisa menyewa sepeda loo kalau missal kita tidak mau capek-capek berjalan kaki karena kaki kita lagi pegel-pegel atau cantengan. 
sejuk dan adem kan yaaa......

Sesuai dengan namanya BeeJay Bach and Resort, tentusaja ada penginapanya, penginapanya macam bungalow, terdapat bangunan yang isinya kamar, yang tersebar di beberapa titik dan dengan fasilitas dan tentunya harga yang bermacam-macam, bungalow yang letaknya ditengah-tengah hutan bakau dengan pemandangan rindang dan sejuknya pohon bakau di bandrol dengan tariff Rp. 800.000-Rp.900.000 per malam, bungalow yang letaknya di luar hutan bakau dengan pemandangan indahnya laut lepas nan eksotis dibandrol dengan tariff Rp.1000.000 per malam, sedangkan bungalow dengan pemandanga laut lepas dan fasilitas berupa kolam renang pribadi, ruang pertemuan dan kapasitas 15 orang di banderol dengan tariff Rp.5.000.000 per malamnya, sebanding dengan pemandanngan dan fasilitas yang diberikan.
penginapan Rp. 1000.000 semalam.. wooowwww

Pengelola juga menyediakan meeting room, café dan restaurant serta tak lupa tempat ibadah yang bisa di sewa (sayangnya saya tidak tau tarifnya) tapi dilihat dari tempatnya sepertinya asyik sekali jika suatu saat ada pelatihan atau perteuan di sana, hehehehe. Saya sempat mampir di salah satu café di sana, kita membeli 1 botol air mineral merk C*ub yang 600 ml dengan harga Rp.10.000, bisa kalian nilai sendiri itu termasuk dalam kategori apa. Hehehheheh

Masih di area hutan bakau, disana juga terdapat fasilitas naik perahu mengelilingi hutan bakau yang terdapat nun jauh di pojokan, dengan tariff Rp.15.000 per orang minimal 4 orang, namun sayangnya pas kami naik perahu itu kami tidak diantarkan mengelilingi hutan bakau, karena kondisi air yang sudah surut, itupun masih merayu-rayu bapaknya untuk mau berangkat. Ada juga yang namanya “gembok Cinta” yang merupakan tempat untuk meletakkan plakat besi berbentuk cinta yang ditulisi nama sepasang kekasih dengan harapan cintanya tergembok gak kemana-mana.. selain itu, ada pula pusat edukasi yang isinya informasi mengena flora dan fauna yang hidup di area laut utara probolinggo itu.  Terdapat pula spot foto yang bertuliskan I Love BJBR dengan warna-warna yang cerah.
 penampakan wujud perahu yang akan mengangkut kami mengelilingi laut jawa, hahahahaah

kita sedang mengelilingi laut jawa loohhh hahahah....

 "gembok cinta"di BJBR, kalau gembok cinta kita nanti di KUA ya mas..hahahahaha


I love BJBR sambil pencilakan hahahah


Keluar dari area hutan bakau, kami langsung memasuki wilayah bermain, masuk dari gerbang langsung terlihat mascot BJBR berupa bola dunia besar (semacam bola dunia yang di universal studio sih), terdapat beberapa area bermain seperti wahana kolam renang (namun pada saat itu sedang tidak beroprasi), pertunjukan hiu tutul (yang ternyata adalah petugas yang sedang memberi makan hiu tutul dan penyu) wahan voli pantai, perahu kayuh, dan café.
 supermeeennnnnn (bukan superman)  yang kuat mengangkat bumi tanpa isinya,hahahahah

 bu korcam sedang berteduh di bawah puluhan payung warna warni


wahana kolam renang tyang nggak ada airnya, heheheh

perahu kayuh...



Begitulah kira-kira perjalanan piknik di tanggal tua kami, tetap cintai lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mencoret-coret sembarangan . 





 bonusss hasil narsis kitaaa... 
Share:
Read More

2016-06-07

Tentang 23

23 tahun
Usia dimana pertanyaan "kapan menikah" akan terdengar lebih sering dan lantang, hasrat ingin memiliki pasangan hidup semakin menggebu, tapi calon pasangan hidup tak kunjung ketemu.

23 yang ngenes
Dimana saat awal puasa, jauh dari rumah, ditempat kerja teman teman pada liburan di rumah, hahahah.

22 ke 23 yang revolusioner
Banyak perubahan dan pelajaran berharga menuju 23, pandangan hidup, cara mengambil sikap, dan tentunya masalah asmara. Banyak sekali pelajaran yang saya ambil dari tahun yang lalu, beberapa orang memberikan saya pelajaran yang amat berharga untuk merubah saya memandang segala sesuatu yang terjadi disekitar saya. Saya menyadari, betapa Allah akan memberikan banyak hikmah disetiap hal hal yang terkadang tak kita inginkan,,

Big thanks so much...
Allah semesta alam, yang masih memberi saya usi dan kesehatan, bapak, ibuk yang tak henti merawikan doa doanya, Sahabat-sahabat yang tak pernah berhenti mendukung, yang tak pernah berhenti mengisi hari-hari saya.. Teman teman baru, cinta baru,

Share:
Read More

2015-12-05

BANDUNG DAN SECUIL CERITA



Beberapa waktu lalu saya berkesempatan untuk mengunjungi kota Bandung, kota yang kata Jawaharal Nehru adalah Ibukotanya Asia Afrika, dalam rangka mengikuti kongres IMADIKLUS INDONESIA ke 5 di Universitas Pendidikan Indonesia, sebenarnya saya tidak berniat mengikuti kongres ini, alasanya karena saya bukan lagi mahasiswa, dan tentu saja ada kesibukan yang sebenarnya tak tega untuk saya tinggal, dikuatkan dengan 4 hari sebelum keberangkatan saya menngalami musibah jatuh dari motor, tapi entah mengapa saya selalu tak kuasa untuk menolak ajakan teman-teman dari IMADIKLUS ini, bahkan jika harus mengorbankan hubungan asmara saya. tapi pada akhirnya saya nekat berangkat juga berbekal uang saku dan restu bapak dan ibuk.
Berangkat ber 6 dengan moda transportasi kereta api dari kota Surabaya menuju kota Kembang dan saya menjadi personil tercantik yang ada di rombongan saat itu, bagaimana tidak, ke 5 kawan saya semuuanya laki-laki, bahkan pulang pun saya masih menjadi yang tercantik,itu artinya ada 5 laki-laki yang siap melindungi saya, buahahahah.
Pertama kali yang saya pikirkan saat menginjakkan kaki di kota yang dipimpin oleh pak Ridwan Kamil adalah “ternyata Bandung sama dinginya dengan  kota Malang”, ya, menurut mahasiswa UPI yang bertugas menjemput kami di stasiun kiara condong tengah malam itu, Bandung memang dingin, apalagi saat musim hujan, katanya “bandung lagi dingin-dinginnya”. Karena kami tiba di Bandung saat tengah malam, jadi kami tak bisa melihat “degup” kehidupan kota Bandung yang sebenarnya, hanya beberapa kafe, diskotik dan warung-warung yang memeang buka 24 jam yang masih terlihat “hidup”, jalanan utama pun sepi sampai bisa dipakai buat trek--rekan balapan.
Keesokan harinya ketika matahari mulai menyingsing dan para panitia kegiatan kongres menjadi alarm bagi para peserta kongres pertanda kegiatan inti kongres pembahasan ADART dan GBHK IMADIKLUS dimulai, karena penginapan yang disediakan oleh panitai berjarak 5 menit perjalanan ke gedung UKM UPI dan berada di lingkungan pesantren dan masjid milik dai terkenal di Indonesia Aa Gym, maka sepanjang perjalanan 5 menit itu kami bisa melihat para ukhti dan akhi yang ganteng dan cantik serta “adem” untuk di liat, kaya makan es krim dicampur es batu di dalem kulkas pas musim dingin, seketika itu pikiran saya tentang bandung adalah orang bandung cantik-cantik dan ganteng-ganteng” dan ternyata bukan hanya saya saja yang memiliki pikiran seperti itu, teman-teman saya pun berkata demikian, “cewek bandung gak ada yang jelek”. Usut punya usut ternyata perempuan sunda itu memang terkenal cantik dari jaman Indonesia belum terbentuk.
Setelah menikmati 5 menit perjalanan dengan pemandangan yang meng-ademkan mata, sampailah kita di lokasi pelaksanaan kongres, yup aula gedung UKM UPI, acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang di bawakan aa’ dengan suara dan wajah yang menenangkan jiwa dan raga, dilanjut dengan sambutan-sambutan dari para pejabat yang berkepentingan serta tak lupa mneyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars IMADIKLUS.
Proses acara inti dimulai dengan penegasan kontrak peraturan persidangan selama pembahasan ADART dan GBHK oleh presidium sementara sidang, setelah perjanjian disepakati maka terpilihlah presidium tetap sidang yakni berasal dari Universitas Pattimura, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, dan Universitas Jember yang dipilih berdasarkan voting para perwakilan universitas se Indonesia. Berlangsungnya pembahasan ADART dan GBHK dan pemilihan Ketua IMADIKLUS periode 2015-2017 berlangsung lebih dari 24 jam, dari hari Jum’at jam 09-00 pagi hingga hari Sabtu jam 10.30 pagi, dengan estimasi istirahat sholat Jum’at, Sholat Ashar, Sholat Maghrib, Sholat Isya, Sholat Subuh, dan sebagian besar peserta penuh tidak tidur sama sekali, kalau saya, Alhamdulillah masih bisa nyuri-nyuri waktu tidur di belakang dan kembali ke penginapan karena bukan peserta penuh sidang, memang benar-benar sidang yang menguras tenaga, kopi dan gula sebagai penahan kantuk, pembahasan ADART dan GBHK berlangsung hingga subuh, pembahasan tersebut menghasilkan perubahan tugas dan bentuk BPW (Badan Pengurus Wilayah) menjadi BKW (Badan Koorrdinator Wilayah) yang tugasnya mengkoordinir BPH (Badan Pengurus Harian)  di tiap-tiap universitas yang telah dibagi sesuai wilayah-wilayah yang ditentukan. Selebihnya hanya beberapa sedikit perubahan pada redaktur ADART (mohon jika salah dikoreksi kembali) sementara itu pemilihan ketua dan wakil ketua IMADIKLUS periode 2015-2017 baru berlangsung setelah melaksanakan sholat subuh, dari pemungutan suara, hingga proses konsolidasi dan lobbying pada akhirnya terpilihlah Petrus Tampubolon dari Universitas Negeri Yogyakarta sebagai ketua IMASIKLUS dan Lulu Putri Utami dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.  selain pemilihan ketua dan wakil ketua acara tersebut juga sekaligus penunjukan DPO dan MKO IMADIKLUS periode 2015-2017.
Aah, akhirnya, seesai juga acara Kongres, karena waktu yang terbatas, kegiatan pra rakernas yang sedianya di adakan setelah kongres akhirnya menemui kesepakatan untuk ditunda dan dilaksanakan pada bulan Maret di Universitas Negeri Yogyakarta. Kegiatan dilanjutkan dengan city tour keliling kota Kembang, sayangnya saya harus segera pulang hari itu juga karena kegiatan yang tak bisa di tunda, saya melewatkan jalan-jalan ke gedung sate, alun-alun bandung dan museum Asia Afrika yang terkenal itu. selama dua hari dibandung dan berinteraksi dengan warga Bandung logat jawa saya tiba-tiba hilang, bayangkan saya berbahasa Indonesia medok dengan logat sunda yang kalem, betapa lucunya. Meskipun tak sempat mendokumentasikan apapun, setidaknya saya membawa oleh-oleh berupa pengalama yang dapat saya ceritakan dan dapat saya kenangm jika tidak untuk orang lain, paling tidak bisa untuk saya sendiri.  Akhirnya saya pulang dengan 3 teman lelaki saya, lagi lagi saya menjadi yang paling cantik dalam rombongan, kami menuju kota Malang dengan moda transportasi kereta api kelas ekonomi harga eksekutif. hahahahahaha
Share:
Read More

2015-10-21

Pantai Batu Bengkung, Menikmati "Cumbuan" Ombak dan Batu Karang



Kunjungan singkat ke kota Malang dalam rangka mengambil ijazah dan menghadiri upacara wisuda sahabat baik membawa “berkah” pasalnya di waktu yang sangat terbatas dan mepet dengan kepulangan itu saya berkesempatan untuk “melampiaskan hasrat” saya untuk melihat pesona keindahan pantai selatan di Kabupaten Malang. 

Share:
Read More

2015-06-21

IMADIKLUS ke CLUNGUP dan GATRA

haaaaiiiii para pembaca.., selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang beragama islam. akhirnya setelah lebih dari setengah bulan ngutang pada diri sendiri untuk menuliskan perjalanan ke pantai clungup bersama para teman-teman #IMADIKLUS. setelah beberapa waktu tertunda karena belum dapet copyan poto-poto -_-

Share:
Read More

2015-06-07

Tahun Ke 22

Alhamdulillah dan innalillahi... bersyukur dan sedih. bersyukur karena gusti kang agung memberi kesempatan saya melewati tahun ke 22 di dunia dan sedih karena usia saya berkurang yang brarti saya semakin dekat dengan kematian.

tahun yang luar biasa, menuju ke 22 begitu banyak hal hal yang luaaaarrree biasa. pelajaran, nikmat, peringatan, lengkap. mulai gejolak hati, patah hati, berkelana dari hati ke hati, jungkir balik karena cinta dan lelaki, sidang skripsi, penelitian, analisis, bimbingan, yudisium, wisuda (insaAllah bulan september), sakit yang bertubi tubi, tahun terakhir di perantauan, awal dunia baru, awal menjadi lulusan sarjana, pencari kerja, semuannya ada pada proses menuju ke 22.

orang2 luar biasa yang turut andil dalam proses saya menjalani hidup, teman teman, sahabat sahabat, kerabat, bapak, ibuk, adek, mas, mbak, mantan mantan (ehm). sungguh tahun yang luar biasa, tahun yang berat.

memasuki tahun ke 22, tak ada lagi ritual mandi tepung seperti 2 tahun lalu yang dilakukan ketika KKN dan KKL. di siksa habis habisan tanpa ampun. (alhamdulillah) tapi satu sisi saya memandang itu sebagai bentuk perhatian orang2 yang ada disekitar saya, saya merasa bahwa mereka masih menganggap keberadaan saya, .dan mereka sayang pada saya. terimakasih :)

ini adalah tahun pertama saya melewati peringatan hari lahir saya tanpa mas lutfi, yang sudah 7 tahun selalu ada di samping saya dengan cintanya. sekarang dia masih di samping saya smbil nyilet2 hati saya (hahahahahahaha)

semakin tahun, semakin tua, semakin berat, sama seperti pohon, semakin tinggi pohon, semakin kencang angin berhembus. semakin tua usia, semakin banyak masalah dan semakin berat beban.  bismillah, semoga ditahun tahun berikutnya (jika masih ada kesempatn dari gusti) semakin di beri kekuatan.

terimakasih bapak, ibuk, adek, teman teman telah merawikan doa doa untuk saya, doa yang baik akan kembali juga pada yang mendoakan. amiiiin...

kata teman saya. womborable june... :)

Share:
Read More

2015-05-20

2015-05-12

MERANTAU




sudah hampir 4 tahun, sama sekali tidak terasa ya,, sudah menyelesaikan tugas wajib sebagai pelajar PTN. tak terasa juga sudah 4 tahun merantau. ngomong-ngomong soal merantau, ada banyak sekali hikmah, pelajaran, pengalaman dari "merantau".

Share:
Read More

2015-05-09

I'VE DID IT

FINALLY.......
i've did it...
what??
sidang SKRIPSI
usaha, perjuangan, doa, tangisan, sepaneng, lupa makan, tidur dini hari dan bangun saat matahari udah intip-intip, ngeprint sampe tangan cemot tinta. meskipun misi untuk jadi "MANTU JOKOWI" kandas karena kalah start dengan mbak-mbak putri solo itu yang penting saya sudah menyelesaikan tugas dan kewajiban saya.
susah menemui dosen, di PHP dosen, dikasih revisian buanyak, skripsi di coret-coret, saya rasa itu memang hal-hal yang sangat wajar bagi mahasiswa yang sedang berjuang skripsian, tapi dengan itu semua saya bisa merasakan nikmatnya hasil perjuangan, nikmatnya ketemu dosen :D.
yeah,, tepat tanggal 30 April 2015 hari terakhir batas ujian skripsi, saya melaksanakan ujian skripsi saya pada pukul 11.30 tapi sedikit molor jam 12.00. hingga jam 13.30. seperti biasa, diawali dengan ritual gak bisa tidur semalaman, gak tau mau ngerjain apa, buka fesbuk, tutup fesbuk, buka instagram, tutp instagram, buka line, tutup line, buka wasap, tutup wasap, gituuu aja di ulang-ulang entah berapa kali sampe batre lowbat, di charge full, habis lagi, di charge lagi, masih ga bisa tidur juga,, akhirnya nyuci baju malem-malem, masih belum bisa tidur, buangin sampah di kostan lewat tengah malem, sampe si wulan ketawa gara-gara liatain "orang gak punya kerjaan" .
akhirnya jam 2 pagi baru bisa tidur,, itu pun jam 4 udah kebangun lagi,,, oh my god.... rasa deg degannya itu loh... apakah ini rasanya mau lamaran  sidang?
biar kjeliatan seger,, mandinya pagi-pagi buta, sholatnya dilama-lamain sambil doa minta yang terbaik terus cuss kampus ngurusin nilai KRS. dan untuk pertama kali dalam seumur hidup saya, berangkat ke kampus pake pantofel ber heels, rok hitam, kemeja putih dan jilbab hitam dan sepanjang ketemu temen-teman hingga pak satpam bertanya dengan pertanyaan yang sama "SPG di mana mbak?" -_- dan yang  bikin kesel adalah ucapan "kok jalanmu aneh gitu han? keliatan nih gak pernah pake sepatu heels" pliss dan itu di kantin meeennnnn.....

menjelang sidang, ndredegnya masih kenceng aja... ngobatinnya pake selfie sama mbak-mbak cantik ini dolooo
setelah pukul 12 saya masuk ruangan untuk menjalani ujian hidup skripsi, setelah dinyatakan saya "TIDAK MENGULANG" (begitu kata pengujinya) wuihh rasanya meennn,,,setelah itu saya keluar ruangan bertemu teman-teman yang sedang mensupport saya,,, langsung tanpa aba-aba... amblas tangisanku,, ketangis dipelukan meraka (heleh,,, waktu itu perasaan saya sedang lebay) hahahahah....


aaaa...... mengharukan,,,, terimakasih silvi, nanad, citra, pipit, huda, mbab yay alias mbak era, nana, mbak fadlin cantik,,, devi,,ilham,,,dan lainnya yang gak bisa saya sebutin,,,,

hufth......... rasanya waktu berjalan dengan cepat.. baru aja ospek 2011 lalu sekarang udah mau wisuda aja,,, yaps,, 4 tahun lalu untuk pertama kali merantau jauh dari rumah. :) . terimakasih atas doa, semangat, harapan, nasihat, dan pengalaman selama ini.
tapi ini semua belum selesai.. ini bukan akhir, ini awal,, setelah ini.. mau kemana,??? mau ngaapain saya??????



Share:
Read More

2015-03-26

Selamat Jalan Kawan

Saat ruh ditiupkan pada janin yang berusia 120 hari, maka disertakan pula kematian, jodoh, rizki dan baik dan buruk hidup dari calon manusia itu, dan tak pernah ada satu orangpun yang tau bagaimana, kapan, apa takdir yang telah ditiupkan bersama ruh itu. manusia hidup menjalani sebaik baiknya, menikamati dan memanfaatkan waktu yang mereka punya.
kematian, yang tak seorangpun tau, tak seorangpun bisa menolak, tak seorangpun bisa meminta dan tak seorangpun yang bisa menjauh dari kematian.
malam tanggal 25 maret 2015, siapa yang menyangka? siapa yang menduga? teman, saudara, kerabat, sahabat, seperjuangan Erlin Asma'ul Husna telah meninggalkan kita untuk selamanya.  aku tak akan pernah tau jika tak menerima telpon dari teman2 malam itu dan menyuruhku untuk membuka aplikasi whatsaap. teman2 sudah ramai, panik, antara percaya dan tidak membincangkan kabar itu.
erlin, teman satu kelas, teman satu dosen pembimbing, erlin, perempuan pemalu, tertutup, pendiam, teman yang baik, kalem, tak pernah terlihat sangat emosi dan marah, tenang, sopan. meskipun tak pernah sangat dekat tapi aku juga merasa sangat kehilangan. masih teringat jelas saat terakhir bertemu dan berbicara dengan dia di dalam perpustakaan jurusan . saat dia memasukkan data validitas instrumen penelitiannya, saat dia bercerita tentang angketnya. Ya, dia mahasiswa tingkat akhir yg sedang menyelesaikan skripsi, yg sebentar lagi akan meraih gelar sarjananya, yang akan membanggakan orang orang terdekatnya. tapi Allah punya rencana yg lbh indah, lbh luar biasa drpada wisuda dan meraih gelar sarjana, 3 huruf dibelakang namanya. Allah memiliki posisi dan tempat yang mulia untuknya. semoga engkau beristirahat dengan tenang dan damai, kami akan selalu mengenangmu. selamat jalan erlin...

Share:
Read More

2015-03-11

Untukmu lelaki yang akan menua bersamaku

dear....
lelaki yang akan menjadi imamku..
aku menantimu dengan berbagai buncah dalam dada,kau tahu, kita sama-sama tahu, manusia tak pernah luput dari kesalahan, aku punya masa lalu, begitu juga dirimu. tapi ada masadepan yang telah di jamin oleh Nya akan sangat indah bahkan membuat kita lupa rasa sakit yang pernah hadir dalam hidup kita. aku akan menjadi makmum mu, yang ada di belakangmu untuk mendukungmu, aku akan menjadi partnermu yang akan berjalan di sampingmu, menggandeng tanganmu yang kokoh, menjadi sahabatmu yang selalu siaga dengan keluh mu apabila engkau penat dengan masalah pekerjaanmu, menjadi pengingatmu manakala engkau khilaf, begitu juga sebaliknya.kita akan melengkapi, menghargai, menjaga, mengingatkan, mendukung, berkomitmen.

lelakiku,,,
yang akan menua bersamaku.
kata orang hidup itu sangat singkat, bahkan kita kadang tak sadar waktu telah begitu banyak mengiringi kita, menghabiskan waktu minum teh bersamamu di sore yang melankolis sembari bercakap tentang anak cucu kita yang mulai dewasa nanti terdengar sangat epik. perasaan dan keinginan yang naif mungkin bagi sebagian orang, aku tak pernah menyangkal hari hari bersama tak selalu romantis, selalu ada konflik dan kericuhan, tapi kita sama sama tahu bahwa pelaut yang tangguh tak di lahirkan dari air laut yang tenang, begitu pula kita, semoga permasalahan permasalahan akan membuat kita semakin tangguh.

lelakiku...
yang entah kapan kita akan bertemu.
yang selalu merawikan doa untuk pasangan hidup, aku memang belum tahu dengan cara apa, dengan siapa, dan kapan Tuhan menyandingkan aku dengan lelaki yang merapalkan doa doa untukku, namun aku yakin engkau dan aku sedang bersama sama memantaskan diri sembari menunggu waktu bertemu di saat engkau melafalkan namaku dalam sumpah khidmadmu di depan penghulu, saksi, dan orang tuaku.
jika nanti kita sudah mulai berlayar, tetaplah bersamaku, tetaplah rengkuh aku dalam hati dan pundakmu yang kokoh, tetap dekap aku bahkan dalam saat saat terburuk, tetaplah saling menjaga, hingga kita menua dan kehabisan usia.

Share:
Read More

2015-03-08

MENJELAJAH BUMI KEDIRI

Libur telah tiba, libur telah tiba,,, horreee horreee horreeeee (gaya unyu-unyu ala tasya) . tiap hari pun liburan rasanya kalo udah menginjak semester 8 di sela-sela mengerjakan skripsi. hihihihih..
kali ini saya pengeeeen banget "ngluyur" liburan kemana gitu, meleaskan penat, lelah, galau, sumpek dan segala macam yang ada di hati, di tengah-tengah galau karena patah hati saat skripsi terlintas pikiran untuk mengunjungi destinasi wisata kediri, setelah melalui berbagai pertimbangan, menanti waktu yang tepat (waktu jatah bulanan datang) akhirnya saya memutuskan untuk ikut pulang teman saya yang asli "cah kediri"  mbak silvianapple.blogspot.com. hihihi.... kita berangkat membawa motor sendiri-sendiri. jujur deh, ini adalah perjalanan pertama saya naik motor sendiri melewati jalan "ular" sepanjang pujon, ngantang, kasembon dkk. SENDIRI gak ada yang boncengin, gak ada yang tak bonceng, sempet rada kagok karena silvi kalo nyetir kaya orang dikejar monster, otomatis saya harus ngikutin deket dia biar gak nyasar. sampe di rumah silvi kita istirahat aja, melepas lelah... karena kita lelah,, hihihih. kita memulai jalan-jalan ke esokan harinya, dan tempat pertama yang dituju adalah..... jeng jeng jeeeeeeeeng......


GUNUNG KELUD!!!
jaraknya kurang lebih 27 KM dari rumah silvi ke loket pembayaran masuk kelud, selebihnya biar sampe puncak sekitar 6 KM kalo gak salah siih... setelah membayar tiket sebesar Rp. 19.000 untuk 2 orang dan q motor kita melaju sedang, jalannya berkelok kelok naik turun, di tengah jalan kita menemukan yang namanya "mysterius road" katanya sih ini jalan aneh, kontur jalannya menurun tapi kalo ada motor atau mobil berperseneling berhenti bisa jalan sendiri menuju arah jalan yang menanjak, tapi pas saya membuktikan dengan motor saya, kok gak bisa ya,,, ?? apa mungkin karena motor saya matic atau gimana gitu ya? kemudian saya mencoba dengan menggunakan botol aqua. dan ternyataaa,,,, memang menggelundung ke arah jalanan yang menanjak, tapi ada juga yang bilang itu hanya ilusi optik, biar terkesan demikian, tapi apalah namanya ya,, yang penting saya bisa menikmati sensasinya,  hihihih

ini nih yang namanya myterius road nya....

kemudian kita jalan lagi deh,, sempet ada adegan jalan kaki karena motornya ternyata gak kuat di jalan yang amat menanjak T.T :( maaf ya silviiiii..... tapi lelahnya terobati dengan pemandangan yang Luaaaaarrrrrr biasa bagusss,,,, meskipun kata cah kediri adalah hal biasa, namun buat cah lamongan adalah yang luaaarrr biasa,, hihih,,, tak lupa poto-poto duyuuuuuu kakaaaaaa

silvi bilang, kelud setahun pasca erupsi semakin bagus... tapi memang buuuagus kok, hihihhi

next lagiiii,,,,, cusss kakaaaa,,,,,,,kita nemu spot yang ketje lagi niih


tadaaaa....

lanjut kakaaa,,,,, mash dengan adegan turun motor gara gara gak kuat nanjak,, sekitar 200 meter-an dari spot di atas, udah di cegat parkiran, kata silvi biasanya parkirnya bukan di sana, tapi masih ke atas lagi, tapi karena jalan masih rusak jadi kendaraan bermotor harus berhenti di sana, jadi menuju atas, kita harus jalan kaki nih,, okeee laaah jalan go!!!!
belum ada 100 meter udah ngos ngosan aja, hihihi.. tapi tetep laah semangat....
daaannnn.....
meskipun gak sampe puncak, gak sampe gardu pandang, gak samperk terowongan dan sumber air panas karena masih di tutu tapi sudah cukup puas daaahhh......





setelah pus kita poto-poto..... kita turun,,, seru bingits,,,,,  kita mampir ke bakso kikil srengat yang terletak di kota pare kediri, baksonya recomended banget, enak dan murah
15. 000 rupiah saja dapet semangkuk bakso dengan potongan kikil, 2 gorengan, dan sebotol teh botol.
 nyomot gambar orang yah,,, karena lupa file fotonya, hihihih
destinsiselanjutnya adalaaaaah.......

CANDI SUROWONO
candi surowono terletak di sekitar pemukiman penduduk, jalan masuknya melewati area persawahan, tidak begitu terlihat memang, tapi masih terawat,, masuk lokasi bayarnya pun suka rela saja, sayang sekali,... pas kesini pas hujan rintik-rintik usai hujan deras, jadi banyak genangan air, tapi gapapa,, tetep poto dong kakaaaaaaa.............

kemudian kita pulaaang ke rumah silvi,, capeknyooo... besoknya kita berkunjung ke landmarknya kediri,,, aapa hayooooo apaaaaaa ,, yap,, thats right!!


MONUMEN SIMPANG LIMA GUMUL
sebelum ke monumen SLG ini saya diajak silvi keliling kota kediri, mulai jalan dhoho, hasanudin, kediri kota lama, di ajakin minum es oyen pinggir jalan yang seggeerrr kemudian kita cuss ke SLG kakaaaa.....


tadaaaaaaa,,, poto poto lagi kakaaaaaaaa......................

setelah puas poto poto kita pulang,,,,
eitss,,,,, belum afdhol kalo belum ke kuliner kediri yang satu ini

yaps....
PECEL PUNTEN

 punten (semacam ketan, gemblong, tetelan) di makan dengan sayur kulupan dan bumbu pecel, harganya paling mahal sedunia, se piring harganya sampai 5 juta.... alias 5 ribu, hijhihihi...
pecel punten berisi kerupuk upil, 2 iris punten, sayur ijo-ijo dan cambah serta bumbu pecel yang bisa ambil sendiri,,,  kenyang banget dah, padahal cuma 2 iris saja,,,,




waktunya kita pulang,,, aaahhh senengnya,, terimakasih silvi,,,,, sudah jadi tour guide, rumahnay jadi home stay, selama di kediri.. mumumumumu.......
besoknya kita kembali ke malang, maunya sih mampir di PLTA mendalan yang bagus pemandanganya, tapi karena jalan yang terlalu ekstreem jadi kita balik deh langsung malang....
terimakasih pengalamnya,,,,, seneng bingits dehhh (alay) ahhahahaahahh

Share:
Read More